Woensdag 20 Maart 2013


SURAT MENYURAT

PENDAHULUAN
Surat menyurat identik dengan dunia perkantoran, dimana materinya seperti korespondensi, mengetik, manajemen kearsipan, stenografi, pengetahuan kesekretariatan dalam perkulian atau dalam sekolah menengah kejurusan. Tiap mahasiswa bertindak sebagai individu yang saling bekerjasama secara berkelanjutan untuk menyelesaikan sebuah produk administratif terutama surat mulai dari penciptaan sampai dengan pengiriman dan penyimpanan ke dalam map arsip.

BAGIAN-BAGIAN PERKANTORAN
  1. Direktur ; 
  2. Kepala Kantor
  3. Sekretaris
  4. Agendaris
  5. Verbalis
  6. Arsiparis
  7. Ekspeditur
  8. Kepala Bagian Perbekalan
  9. Kepala Bagian Pembelian dan Pembantu Bagian Pembelian
  10. Kepala bagian Penjualan dan Pembantu Bagian Penjualan
  11. Kepala Bagian Keuangan dan pembantu Bagian Keuangan 
  12. Kepala Bagian Kepegawaian dan Pembantu Bagian Kepegawaian
  13. Bagian Transportasi
  14. Juru Tik
Prosedur pengurusan surat masuk dengan sistem buku agenda
  1. Surat-surat yang masuk diterima oleh agendaris kemudian disortir jenisnya, apakah surat pribadi atau surat dinas, apakah terasuk kategori biasa, penting atau sangat penting.
  2. Surat masuk diberi cap agenda dan sekaligus diisi
  3. Langkah berikutnya adalah surat masuk tersebut dicatat ke dalam buku agenda
  4. Setelah diproses pencatatan pada buku agenda, maka surat masuk tersebut diserahkan kepada kepala kantor untuk dimintakan disposisi
  5. Unit yang bersangkutan dengan surat masuk, membaca isi disposisi kepala kantor, baru membaca suratnya
catatan :
terdapat dua kemungkinan yang dapat dilakukan oleh unit yang bersangkutan dengan surat antara lain;
  • cukup isi suratnya diketahui saja kemudian menyerahkan surat masuk tersebut kepada arsiparis untuk disimpan, apabila disposisi kepala kantor adalah Dep. (Deponeeren)
  • melakukan tindak lanjut dari surat masuk tersebut dengan cara menyusun konsep surat keluar, apabila disposisii kepala kantor adalah Rep. ( Reproductie)